Labels

Showing posts with label Database. Show all posts
Showing posts with label Database. Show all posts

Tuesday, 12 March 2013

Join pada SQL

VIEW

VIEW adalah query yang disimpan, bentuknya menyerupai table. View bersifat logic, artinya tidak memiliki data fisik karena data fisiknya ada di table. View adalah cara menampilkan/menyajikan data yang ada di table.
Ada beberapa bentuk view :
1. Diambil dari 1 tabel (seluruh kolom, sebagian kolom, calculated colomn, seluruh record, sebagian record)
2. Diambil dari beberapa table (syaratnya harus ada relasi antar table)
a. INNER JOIN
b. LEFT OUTER JOIN
c. RIGHT OUTER JOIN
d. FULL OUTER JOIN
e. UNION (syaratnya field yang di-UNION harus sejenis)
3. Hasil dari Pengelompokkan Data (Group By)
4. Hasil dari Pivot Table (Cross Table)

-------------------------------------------------------------------------------------

Definisi Join
Join adalah operasi untuk mengambil informasi dari 2 tabel atau lebih dalam 1 waktu. Dengan join baris data dari satu tabel dihubungkan dengan baris data pada tabel lain berdasarkan kolom tertentu.

Klasifikasi Join
• inner join
• outer join
• cross join
• equi join
• natural join
• self join

Dari beberapa macam join tersebut yang banyak digunakan adalah inner join dan outer join


Inner Join

Inner join adalah default dari join, digunakan mendapatkan data dari tabel lain berdasarkan kolom yang dihubungkan. Bila tidak ditemukan maka baris data tersebut dibatalkan.

Syntax :
Select … from tabelA [inner] join tabelB
on tabelA.namakolom operator tabelB.namakolom

Keterangan :
• Kata inner adalah opsional (boleh ditulis ataupun tidak)
• Klausa where, order by dll dapat disertakan

Contoh :
Menampilkan ID buku, Judul buku dan nama penerbitnya dari tabel Title & Publishers
Pada tabel Title tidak ada nama penerbit, tetapi ada kode penerbit/Pub_Id yang namanya dapat diperoleh dari tabel Publishers berdasarkan Pub_Id

Select t.Title_Id, t.Title, p.Pub_name from Titles t join Publishers p
on t.Pub_Id = p.Pub_Id


Outer Join

Outer join adalah join yang digunakan memasangkan data dari satu tabel dengan tabel lain berdasarkan kolom yang dihubungkan walaupun salah satu kolom penghubungnya tidak berpasangan.

Syntax :
Select … from tabelA [left|right] outer join tabelB
on tabelA.namakolom operator tabelB.namakolom

Keterangan :
• Kata outer harus ditulis dan didahului kata left atau right
• Kata left dipilih bila nama tabel disebelah kiri kata join yang menjadi acuan
• Kata right dipilih bila nama tabel disebelah kanan kata join yang menjadi acuan
• Klausa where, order by dll dapat disertakan

Contoh :
Menampilkan daftar penerbit & nama-nama pengarang yang berada di kota yang sama (semua penerbit ditampilkan walaupun tidak ada nama pengarang yang satu kota)

Select p.Pub_name, a.Au_Lname, a.Au_Fname from Publishers p
left outer join Authors a on p.City = a.City

dalam syntax lain :

Select p.Pub_name, a.Au_Lname, a.Au_Fname from Publishers p, Authors a
where p.City *= a.City

Data Manipulation Language


SQL Data Manipulation Language
     Berfungsi untuk memanipulasi data (menampilkan, menambahkan, dan menghapus data).
1.      INSERT
Digunakan untuk Menambah Data dalam satu record .
Atau bisa juga bila kita mengingat seluruh bentuk field dalam tabel
Insert Into namatable values (‘nilaifield1’,’nilaifield2’,…).
2.      SELECT
Berfungsi untuk Menampilkan record data yang ada dalam table .

Simbol * bermaksud ‘all’ atau ‘semua’, dan digunakan untuk mewakili semua atribut dalam satu tabel
-Menampilkan sebagian field beserta recordnya yang ada pada tabel

DDL ( Data Definition Language ) pada SQL


SQL Data Definition Language

          Berfungsi untuk membuat atau menghapus database dan mendefinisikan objek-objek (table, index, view, stored procedure, trigger) yang ada di dalam database.

1        1. CREATE
              Digunakan untuk membuat database dan objek-objek di dalam database.
         -Membuat database

        -Mengaktifkan database yang telah dibuat
         -Membuat Table
1        2. DROP
        Digunakan untuk menghapus database dan objek-objek di dalam database.
        -Menghapus database dan tabel

3             3.ALTER
        Berfungsi untuk memodifikasi tabel
            - menambah kolom/field
            - menghapus kolom/field
            - membuat primary key atau foreign key
        -Menambah Kolom/Field


         -Merubah Kolom/Field

Friday, 8 March 2013

Tutorial Membuat Tabel Database di SQL Server 2008

Microsoft SQL Server adalah sebuah sistem manajemen basis data relasional (RDBMS) produk Microsoft. Bahasa kueriutamanya adalah Transact-SQL yang merupakan implementasi dari SQL standar ANSI/ISO yang digunakan oleh Microsoft danSybase. Umumnya SQL Server digunakan di dunia bisnis yang memiliki basis data berskala kecil sampai dengan menengah, tetapi kemudian berkembang dengan digunakannya SQL Server pada basis data besar.
Dibawah ini merupakan langkah-langkah untuk membuat tabel basis data pada sql server 2008 :

1. Buka SQL Server 2008 R2
2. Lalu arahkan pandangan ke tab bagian kiri, Object Explorer.  Jika belum ada, dapat ditampilkan melalui menu view – Object Explorer.
3. Kemudian pada tab Object Explorer, arahkan kursor ke Databases, klik kanan, pilih new Database. Langkah ini adalah untuk membuat database baru.

4. Kemudian berikan nama pada database baru yang akan dibuat, nama sesuai selera. Lalu klik OK.


5. Klik tanda 2 kali pada databases di Object Explorer, klik kanan pada nama database yang baru saja dibuat, lalu pilih new Query.
       



6. Lalu ketikkan statement ini untuk membuat tabel baru. Lalu klik Execute.


Pembuatan tabel juga dapat dilakukan melalui interface, tidak melalui command.


1. Klik ganda 2 kali pada database di Objek Explorer, klik 2 kali pada nama database yang baru saja dibuat,klik kanan pada table, dan pilih new table.


     2.   Lalu edit nama tabel di tab bagian kanan,tab properties, kemudian edit di kolom name.

    3.     Lalu tambahkan beberapa kolom.



              4.   Kemudian klik kanan pada kolom yang hendak dijadikan primary key, pilih set primary key.


                5.       Lalu klik menu file, save all.

Tutorial membuat database menggunakan Ms Access

Microsoft Access adalah sebuah program aplikasi basis datakomputer relasional yang ditujukan untuk kalangan rumahan dan perusahaan kecil hingga menengah. 
              
Dibawah ini ada langkah-langkah membuat tabel M.Access yaitu :
Langkah 1 
Pertama yang harus dilakukan adalah membuka Ms. Office Access duluKlik Blank Database, tentukan lokasi penyimpanan dan nama database, klik tombol Create.


  Maka akan tampil area kerja Ms. Access 2007, seperti gambar dibawah ini:


Office Button : adalah pengganti menu file yang biasa anda temukan pada versi sebelumnya

Quick Access Toolbar  : adalah customizable yang berisi perintah-perintah penting seperti save, undo, redo dan masih banyak lagi perintah yang dapat anda tambahkan sendiri sesuai dengan keperluan.

Ribbon : merupakan pengganti Toolbar yang sering anda temukan pada versi sebelumnya.

Database Object : merupakan objek-objek yang telah diaktifkan dan digunakan dalam sebuah database. Contohnya seperti : Table, Form, Report, Macro dll.

Object Preview : Tampilan object yang anda aktifkan seperti table, form, report, dll

View Shortcut : adalah fitur dalam Access 2007 yang berguna untuk mengubah tampilan objek dengan mode 

     A.      Membuat Table Menggunakan DataSheet View

    Tabel Data Mahasiswa PalComTeh



     Berikut langkah-langkahnya:
         
Langkah 2
  • Masih pada jendela Ms. Acces 2007 yang aktif
  •  Ketika anda mebuat database baru, sebuah tabel secara otomatis akan tampil didalamPreview object
  • Klik tombol Close untuk menutuk jendela tab Table 1 yang aktif, dengan cara klik tombolClose yang terletak di sudut kanan atas.
Langkah 3
Anda dapat membuat tabel baru, dengan cara klik Create – Table dalam group Tables, seperti gambar dibawah ini:

Maka tabel baru akan tampil, untuk mengganti nama field pada tabel dengan cara double klik pada nama field tersebut, seperti gambar dibawah ini:

Field baru akan tampil disebelah kanan field Nama, lanjutkan dengan memberi nama field lainnya.

Langkah 4
Jika telah selesai klik Datasheet – View – Design View, seperti gambar dibawah ini:

Langkah 5
Kotak dialog Save As akan tampil, simpan tabel dengan nama tb_mahasiswa dan klik Ok.

Anda dapat melihat keterangan tabel yang dibuat yaitu nama field, tipe data, penggunaan primary key dan lainnya.

Langkah 6
Kembali ketampilan seblumnya, klik Design – View – Datasheet View, seperti gambar dibawah ini:
 

Langkah 7
Masukan data kedalama Field-field yang telah disediakan.
Langkah 8
Untuk menambah, mengedit atau pindah data record, dapat menggunakan fungsi record yang disediakan dibawah jendela object.

             B.     Membuat Tabel Menggunakan Design View
            
             Tabel Data Mahasiswa PalComTech
             Berikut Langkah-langkahnya:
             Masih di database Latihan 1 yang aktif

Langkah 1
Tambahkan tabel baru, klik Create – Table Design, seperti gambar dibawah ini:

Langkah 2
Masukan Field data yang disediakan.

Langkah 3
Jika telah selesai gunakan Primary Key pada field Nim, seperti pada gambar dibawah ini:

            Note : Primary Key berfungsi sebagai pengunci data,  Agar pengimputan data yang sama tidak dapat di proses di Dalam sebuah field.

Langkah 4
Klik Design – View – Datasheet View, seperti gambar dibawah ini:

Jika tampil kotak dialog seperti dibawah ini, pilih Save dan simpan dengan namaTb_data_mahasiswa, seperti gambar dibawah ini:
 

Langkah 5
Setelah seluruh field di buat, masukanlah datanya seperti gambar dibawah ini:


Jika telah selesai tutup jendela database Latihan 1, dengan cara klik tombol Office Button  dan klik  Close Database.
sc : risa's Blog 

Thursday, 14 February 2013

ERD (Entity Relationship Diagram)

Basisdata Relasional adalah kumpulan dari relasi-relasi yang mengandung seluruh informasi berkenaan suatu entitas/ objek yang akan disimpan di dalam database. Tiap relasi disimpan sebagai sebuah file tersendiri. Perancangan basisdata merupakan suatu kegiaatan yang setidaknya bertujuan sebagai berikut:

• Menghilangkan redundansi data
• Meminimumkan jumlah relasi di dalam basis data
• Membuat relasi berada dalam bentuk normal, sehingga dapat meminimumkan permasalahan berkenaan dengan penambahan, pembaharuan dan penghapusan.

Tuesday, 12 February 2013

KEY

Menurut para ahli, kunci (key) hanya memiliki satu makna dalam teori relasional itu adalah kumpulan dari satu atau lebih kolom yang nilai-nilai gabungan unik di antara semua kejadian dalam tabel tertentu. Utama adalah sarana relasional menetapkan keunikan. Kunci adalah satu atau lebih atribut yang menentukan atribut lainnya atau antara atribut lain saling berkaitan.

Dalam metode relasional, ada 6 kunci yang di kenal yang akan di jelas sebagai berikut.

1.            Candidat key.
Candidate Key (kunci calon) adalah salah satu rangkaian yang mempunyai nilai unik untuk membedakan atau mengidentifikasi  nilai-nilai kombinasi yang unik diantara semua kejadian yang spesifik dari entetitas. Candidat key ini tidak boleh berisi atribut dari tabel yang lain. kombinasi dari atribut yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi secara unik rekor database tanpa data apapun yang asing. Setiap tabel dapat memiliki satu atau lebih candidate key.
Contoh:
File pegawai berisi attribute
Ø  no induk
Ø  No ktp
Ø  Nama
Ø  Tempat lahir
Ø  Tanggal lahir
Ø  Alamat
Ø  Kota

Kunci kandidat disini adalah:
Ø  No induk
Ø  No ktp

Monday, 11 February 2013

Normalisasi

Definisi/Pengertian Normalisasi

Istilah Normalisasi berasal dari E. F.Codd, salah seorang perintis teknologi basis data. selain dipakai sebagai metodologi tersendiri untuk menciptakan struktur tabel 9relasi) dalam basis data (dengan tujuan utnuk mengurangi kemubaziran data)  , normalisasi terkadang hanya diipakai sebagai perangkat verifikasi terhadap tabel-tabel yang dihasilkan oleh metodologi lain ( misalnya E-R). Normalisasi memberikan panduan yang sangat membantu bagi pengembang untuk mencegah penciptaan struktur tabel yang kurang fleksibel atau mengurangi keflekxibelan.
Kroenke mendefinisikan normalisasi sbagai proses untuk mengubah suatu relasi yang memiliki masalah tertentu ke dalam dua buah relasi atau lebih yang tida memiliki masalah tersebut. Masalah yang dimaksud olej kroenke ini sering disebut dengan istilah anomali.
( Pada beberapa literatur, istilah relasi yang digunakan pada bab ini terkadang digantikan dengan tabel. Istilah relasi digunakan pada bab ini dikarenakan definisi tentang normalisasi memang menggunakan istilah relasi).

Tujuan normalisasi

  • Untuk menghilangkan kerangkapan data
  • Untuk mengurangi kompleksitas
  • Untuk mempermudah pemodifikasian data